Menteri Hukum dan Ham Resmikan Gedung GKE Petra dan Membuka Pertemuan Raya I Kaum Bapak GKE SE-Indonesia

Senin, 29 Okt 2018 oleh oliv
 

Peresmian gedung Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) "Petra Sintang oleh Menteri Hukum Dan Ham Republik Indonesia Yasonna Hamonangan Laoly, SH, Msc, Ph.D sekaligus pertemuan raya I Kaum Bapak GKE  SE-Indonesia Sintang, 26-29 Oktober 2018 dengan Tema "Allah Mengangkat Kita Dari Samudra Raya (Bdk"Mazmur 71:20b), Sabtu 27 Oktober 2018, Pukul 09.30 Wib.

Kegiatan ini dimulai dengan penyambutan rombongan Menkumham RI Yasonna Hamonangan Laoly dan Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan oleh rombongan Bupati Sintang di Bandara Tebelian Sintang pada pukul 08.00 Wib.

Dari Bandara Tebelian rombongan Menkumham RI, Wakil Gubernur dan Bupati Sintang bertolak ke jalan Kelam untuk melakukan prosesi Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Christian Center pada pukul 8.30 Wib, setelah itu para rombongan menuju ke GKE Petra Sintang untuk melakukan Peresmian Gedung Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Petra serta membuka pertemuan raya I Kaum Bapak GKE SE-Indonesia yang berlangsung pada tanggal 26-29 Oktober 2019.

Rombongan disambut oleh tarian Dayak dan pengalungan syal Tenun khas Sintang kepada Menkumham, Wakil Gubernur, serta Bupati Sintang dan yang lainnya. Prosesi berikutnya yaitu pemotongan pita oleh Menteri dilanjutkan dengan penandatangani Prasasti.

Pembukaan pintu Gereja oleh Ketua Umum MS GKE, para rombongan Menteri, Wakil Gubernur dan Bupati Sintang memasuki Gedung Gereja untuk mengikuti prosesi kegiatan. Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan sambutan Ketua Umum MS GKE. Dalam sambutannya Ketua GKE mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Menteri Hukum dan Ham serta Wakil Gubernur Kalimantan Barat yang bersedia menghadiri kegiatan tersebut tidak lupa juga berterima kasih kepada Pemerintah Daerah khususnya Pemerintah Kabupaten Sintang.

Acara kemudian dilanjutkan sambutan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, dalam sambutannya, Ria Norsan berpesan, kita sebagai Bangsa Indonesia, jadikan perbedaan sebagai perekat kehidupan bermasyarakat agar terciptanya suasana damai di Indonesia, dengan kunci kita harus saling menghormati antara satu sama yang lainya.

Kemudian dilanjutkan sambutan Menteri Yasonna Laoly. dalam sambutannya Menteri Hukum dan Ham memamparkan, tujuan dari acara ini agar bapak-bapak mengikuti ajaran Tuhan, dan memelihara lingkungan hidup, agar alam tidak menjadi ancaman bagi manusia, kesadaran akan tidak membuang sampah sembarangan. Gereja harus memotivasi umat agar kreatif, karena Gereja harus mempersiapkan Umat agar dapat bersaing di era yang serba teknologi, Gereja juga harus mampu berinovasi agar dapat bersaing. Menteri Hukum dan Ham juga berpesan kebhinekaan harus menjadi pemersatu Bangsa, dan Gereja harus menghindari hal-hal yang dapat merusak Kesatuan Bangsa, Gereja harus berpengangan tangan dalam hal postitif  kebangsaan.

Setelah memberikan sambutan Menteri Hukum dan Ham melakukan prosesi pemukulan gong sebagai tanda dibukanya acara pertemuan raya I Kaum Bapak GKE  Se-Indonesia. Foto bersama dan pemberian cindera mata, penyematan tanda peserta dan penyerahan piagam secara simbolis sekaligus foto bersama menutup rangkaian kegiatan.

Rombongan Menteri dan Wakil Gubernur serta rombongan Bupati Sintang melanjutkan peninjauan ke Lapas Kelas II B di jalan. Dr. Wahidin Sudirohusodo Sintang. Setelah melakukan kegiatan peninjauan ke Lapas Kelas II B, semua rombongan menghadiri jamuan makan siang yang diselengarakan oleh Pemkab Sintang dan panitia pertemuan raya I Kaum Bapak GKE Se-Indonesia bertempat di Balai Pegodai Rumah Dinas Jabatan Wakil Bupati Sintang. Kemudian rombongan Menkumham dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat menuju Bandara Tebelian sekaligus menutup rangkaian kegiatan kunjungan kerja di kabupaten Sintang pada Sabtu 27 Oktober 2018 pukul 12.15 Wib.

DISKOMINFO



PENGUMUMAN LULUS ADMINISTRASI CPNS 2018  Adakan Pelatihan Linux, Diskominfo Sintang Dapat Respon Positif Dari OPD Dan SMK Se-Kabupaten Sintang 

Pengunjung