Askiman Tinjau Progres Pembangunan Rumah Betang Tampun Juah

Rabu, 15 Nop 2017 oleh oliv
 

Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman, MM meninjau progres pembangunan rumah betang tampun juah sintang di desa jerora satu kecamatan sintang yang turut di dampingi ketua DPRD kabupaten sintang Jefray Edward dan sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Sintang lainnya senin siang (13/11/17).

Askiman mengatakan tujuan dari pada peninjauan tersebut yakni untuk melihat secara langsung baik dari pemerintag maupun legislatif untuk memastikan progres pembangunan rumah betang tampun juah peletakan batu pertama 24 agustus 2015 lalu ini.
“nah tinjauan ini tidak hanya untuk melihat proses penyelesaian bangunan saja tetapi juga kita akan melihat secara langsung konstruksi yang terpasang pembangunan ini sampai dimana”kata askiman.

Askiman menjelaskan sejauh ini proses pengerjaan rumah betang tersebut tidak menemui kendala yang berarti, hanya kendalanya persoalan pembiayaan untuk merampungkan bangunannya. Sementara untuk total anggaran yang di perlukan sekitar 11 miliyar lebih,yang sudah di anggarakan 7,5 miliyar secara bertahap dan masih kekurangan 3,5 miliyar rupiah untuk menyelesaikan bangunannya.

“karena ini sudah lama di rencanakan sudah mulai di bangun beberapa tahun yang lalu, untuk tahun 2017 ini sudah kita anggarkan 2,5 Miliyar rupiah untuk pengerjaanya yang sampai atap nanti”jelas askiman.
Askiman menuturkan adanya satu kesepakatan antara pemerintah kabupaten dengan pihak legislatif di bidang budgeter agar kedepan bisa di anggarkan dan di rampungkan bersama.

“dan tentunya ini sudah menjadi suatu pembicaraan bagi semua masyarakat adat karena memang ini menjadi kebutuhan buat masyarakat adat dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan adat yang selama ini hanya menumpang di posisi tempat tempat umum fasilitas yang tidak memadai, target kita memang sesegra mungkin di selesaikan”tambah askiman.

Sementara itu ketua DPRD Kab. Sintang yang juga ketua Dewan Adat Dayak Kab. Sintang Jefray Edward mengatakan rumah betang atau rumah adat masyarakat adat dayak inikalau di lihat bahwa masih panjang perjalanan pembangunannya untuk itu selaku legislatif pihaknya terus mendorong pemerintah daerah supaya dapat menyelesai pembangunan rumah adat dayak ini terlebih pembiayaan di lakukan dalam beberapa tahun. Selain itu juga rumah adat melayu yang saat ini sedang di bangun supaya juga dapat di selesaikan beberapa tahun yang akan datang.

“harapan saya jangan sampai terhenti dan boleh dilanjutkan bahkan bisa di selesaikan secepatnya karena kalau kita melihat dari beberapa kabupaten, justru kabupaten sintang ini yang belum punya rumah adat baik rumah adat melayu maupun rumah adat dayak sendiri”ujar Jefray.

Terkait kekurangan anggaran pembangunan, Jefray mengungkapkan nantinya akan di diskusikan dengan pemerintah daerah apakah masih bisa kita alokasi untuk kekurangan anggaran pembangunannya. “tentu pemerintah lebih tau bagaimana mereka bisa menyisihkan anggaran-anggaran untuk pembangunan ini”ungkap jefray.

 

Humas



Pengumuman Daftar peserta seleksi direktur PDAM Kabupaten Sintang  70 Anggota PPK Resmi Dilantik, Pemkab Sintang Minta PPK Bekerja Semaksimal Mungkin 

Pengunjung